Puisi : Buah simalakama "Penerusku" Oleh : Jenny

Puisi : Buah simalakama "Penerusku" Oleh : Jenny

Jumat, 29 Mei 2015, 10.08
ibu anak
images : jenny
Setelah aku menemukan jadi diriku
aku menginginkan dia datang di hidupku
agar tak putus darahku
karena dia penerus ku

aku dampingi ia dengan kasih sayang
aku belai dan didik malam dan siang
tertawa dan kesal pasti selalu datang
tak bisa di buang


ketika aku senang aku peluk dia
ketika aku kesal aku nasehati dia
tetapi kadang hanya berlalu untuk dia
tak seperti kata mereka

begini,begitu, kesana, kesitu
mana?.. kok tak begitu?
siapa? dan apa yang jitu?
aku binggung dengan semua itu

ada yang bilang
seperti buah simalakama
dua dua di larang
semoga tak menjadi karma
 

TerPopuler