Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Sungguh Tega, awalnya diajak "ML" tapi karena "Mens", akhirnya di rampok dan dibunuh pacar sendiri

Jumat, 28 September 2018 | 13:09 WIB Last Updated 2020-04-15T06:33:42Z
Korban pembunuhan Salsabila Aidil Adha

Deliserdang – Perampokan dan pembunuhan sadis terjadi di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Peristiwa itu menimpa seorang wanita bernama Salsabila Aidil Adha  (15), siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Karya, warga Dusun IX, Desa Bangun Sari Baru, Kecamatan Tanjung Morawa.

Salsabila dibunuh lalu dirampok oleh tiga orang pria masing masing bernama Beni, Danu, dan Miswanto.

Peristiwa itu bermula disaat salah seorang dari pelaku yakni Beni yang diketahui adalah teman dekat (kekasih) korban yang dikenalnya melalui media sosial, mengajak korban keluar namun saat dalam perjalanan pelaku membawa korban ke tengah kebun sawit.

“Awalnya aku yang membawa korban ke perkebunan sawit. Aku ajak berhubungan badan tapi dia (Korban Salsabilah) menstruasi, sehingga tidak jadi,” Ungkap Beni yang ditemui wartawan di mapolres Deliserdang,

Ditengah perkebunan itu, rekan pelaku yakni Aldi dan Danu datang. Saat itulah korban, kata Beni dicekik lalu dibunuh. “Setelah kami pastikan korban sudah tewas, pakaiannya kami lepas. Perhiasan, uang, ponsel dan sepeda motornya kami ambil. Mayatnya kami masukan ke parit kebun,” beber Beni.

Petugas kepolisian Deliserdang akhirnya dibuat sibuk dengan peristiwa itu, pasalnya setelah membunuh dan merampok barang milik korban, para pelaku melarikan diri tanpa jejak. Polisi baru berhasil mengungkap setelah mendapat jejak sepeda motor korban yang dijual pelaku kepada salah seorang penadah barang hasil curian.

“Ketiga pelaku pembunuhan sudah diamankan bersama barang bukti. Untuk motif sementara perampokan dan pembunuhan berencana” ucap Kapolres Deliserdang AKBP Eddy Suryantha Tarigan, Jumat (28/9/2018).

Saat ini ketiga pelaku telah diamankan di Mapolres Deliserdang, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, polisi menjerat mereka dengan hukuman mati.

“Kami jerat mereka dengan pidana hukuman mati” ucap Kapolres. (tribunnews)

×
Berita Terbaru Update