Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

13 Juta Data Bocor Bukalapak Dijual di Forum Hacker

Rabu, 06 Mei 2020 | 09:14 WIB Last Updated 2020-05-19T14:10:38Z


Jakarta, Data 13 juta akun Bukalapak yang bocor kembali diperjual belikan di forum hacker RaidForums. Data ini dijual oleh dua akun penjual di forum yang sebelumnya menjadi tempat penjualan 91 juta pengguna Tokopedia.

Berdasarkan pantauan kibus.net di situs RaidForums.com , Rabu (6/5), penjual dengan nama akun AsianBoy menyebut data yang ia jual tertanggal tahun 2017.

"Saya menjual basis data Bukalapak.com, 12.960.526 pengguna," tulis Asian Boy dalam thread di forum itu.

Data yang ditampilkan mulai dari email, nama pengguna, password, salt, last login, email Facebook dengan hash, alamat pengguna, tanggal ulang tahun, hingga nomor telepon. Ia mengeposkan jualan ini sekitar pukul 01.00 WIB.

Penjual pertama ini baru bergabung di forum tersebut bulan April 2020 dan baru mengeposkan 3 thread. Ketiga thread tersebut berupa jualan data dari beberapa situs lain yaitu Classpass dan Reverbnation. Pengguna ini belum memiliki reputasi.

Sementara penjual yang lain dengan nama akun Tryhard User juga menawarkan 12 juta data Bukalapak. Dalam contoh data yang ia tampilkan, tampak beberapa data pendiri Bukalapak seperti Fajrin Rasyid hingga Ahmad Zaky.

"Menjual basis data Bukalapak.com," tulisnya.

Tryhard User sudah lebih lama menjadi penghuni Raid Forums. Dalam biografi tercatat ia sudah bergabung sejak April 2017. Nilai reputasi pun cukup tinggi 546 dengan 48 thread. Ia mengeposkan jualan data itu pada Senin (4/5) pukul 20:58.

Keduanya tidak mencantumkan berapa data itu mereka jual, sebab mereka meminta untuk mengontak langsung untuk menanyakan harga.

CNNIndonesia.com telah mengontak Bukalapak untuk mengonfirmasi hal ini namun belum mendapat respons.

Masih belum jelas juga apakah 13 juta data Bukalapak yang dijual ini serupa dengan data 13 juta pengguna yang bocor tahun lalu.

Sebelumnya, tahun lalu peretasan data 13 juta akun Bukalapak sempat ramai dibicarakan. Saat itu data dijual oleh peretas Pakistan yang dikenal dengan nama Gnosticplayers.

Saat itu, ia menjual database kedelapan situs tersebut secara terpisah dengan total nilai 1.2431 Bitcoin atau sekitar US$5.000 setara Rp70,5 juta (kurs US$1=Rp14.100). (eks)
×
Berita Terbaru Update