Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Puisi : "Kawanku dan Aku" By : Chairil Anwar

Jumat, 02 Mei 2014 | 13:47 WIB Last Updated 2015-06-10T04:59:51Z
Kami sama pejalan larut
Menembus kabut
Hujan mengucur badan

Berkakuan kapal-kapal di pelabuhan

Darahku mengental pekat. Aku tumpat pedat

Siapa berkata-kata?
Kawanku hanya rangka saja
Karena dera mengelucak tenaga

Dia bertanya jam berapa?

Sudah larut sekali
Hilang tenggelam segala makna
Dan gerak tak punya arti
×
Berita Terbaru Update