Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Cerita Kiper Borneo FC Menikah di Tengah Pandemi Corona

Kamis, 09 April 2020 | 13:07 WIB Last Updated 2020-04-09T06:08:43Z
Mochamad Dicky Indrayana  / Tri Retno Mutiara Lutfi

Jakarta, Kabar Gembira datang dari Kiper Borneo FC, di tengah pandemi corona (covid-19) yang saat ini sedang mewabah dunia.
Pasalnya Kiper Borneo FC, yang bernama Lengkap Mochamad Dicky Indrayana yang sudah merekncanakan Pernikahannya dengan Atlet Voli Nasional, "Tri Retno Mutiara Lutfi" semenjak 7  (tujuh) Bulan yang lalu, yaitu September 2019.

"Dicky" dan "Tiara" melangsungkan pernikahannya pada Minggu (5/4) kemarin tanpa resepsi pernikahan.

"Jadi akad tetap di KUA dan yang ada di dalam ruangan pun hanya pengantin, saksi dan penghulu tidak ada yang lain. Pengantin wajib pakai masker dan sarung tangan. Itu pun hanya sekitar setengah jam, kemudian lanjut di guest house buat dokumentasi saja," ungkap Dicky yang pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia tersebut.
Dicky juga mengaku sempat takut jika sesi dokumentasi tiba-tiba dibubarkan polisi. Alhamdulillah, ia bersyukur hal itu tidak terjadi.


Cerita Kiper Borneo FC Menikah di Tengah Pandemi CoronaMochamad Dicky Indrayana memajukan tanggal akad nikah. (Dok. Pribadi)

Wabah virus corona membuat segala rencana pernikahan Dicky dan Tiara berantakan. Belum bisa dipastikan kapan resepsi akan digelar sampai menunggu situasi normal, termasuk rencana bulan madu ke Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Tak hanya itu, ia juga menelan kerugian yang tak ingin disebutkan taksiran nilainya. "Ratusan undangan pun sudah dicetak, tapi belum dibagikan. Daripada bikin baru, nanti paling di [tutupi] label lah tanggalnya," sebutnya.

Di balik segala perubahan rencana yang dilakukan akibat COVID-19, ada hikmah yang dipetik Dicky. Termasuk juga penundaan kompetisi yang membuatnya tetap berada di rumah bersama sang istri yang baru dinikahinya.

Selain menghabiskan waktu berdua dengan istri di rumah, kiper 22 tahun itu juga tetap menjaga kondisi kebugaran tubuhnya. Berlatih setiap pagi dan sore sesuai dengan program yang diberikan pelatih.

Vakumnya kompetisi yang membuat pemotongan gaji 75 persen oleh klub sesuai arahan PSSI dianggap sebagai ujian pertama dalam bahtera rumah tangga Dicky bersama Tiara. Ia mengaku pasrah sambil terus berdoa dan berikhtiar semoga wabah covid-19 ini cepat berlalu.

"Qadarullah [takdir Allah], tetap disyukuri. Sebagai pemain kami mengerti kalau kompetisi off, klub tidak ada pemasukan. Kami diliburkan juga untuk mengurangi beban klub. Ini untuk kebaikan bersama walaupun jadi beban," ujar Dicky.

Sebenarnya, Dicky punya bisnis kecil-kecilan berupa angkringan di daerah Ciamis, Jawa Barat atau sekitar tiga jam perjalanan dari Cirebon. Namun, bisnis tersebut terpaksa ditutup sementara karena corona.

"Bisnisnya juga baru beberapa bulan lau, ya sejak akhir tahun lah. Yang urus teman saya. Tapi sekarang tutup karena tidak boleh jualan selama corona."

×
Berita Terbaru Update