Puisi : "Bunyi perut nunggu bedhuk‬" oleh Yulianto

Puisi : "Bunyi perut nunggu bedhuk‬" oleh Yulianto

Kamis, 02 Juli 2015, 07.36



Duduk di tepi berdatang riak ombak tak henti
Hati ya teguh kan masa datang akan tumbang
Hanya dengan emosi sesingkat angin datang
Lemah tak tertahan mata memandang ke egoisan
Bak api pembinasa hanguskan semua rasa
Hangus tinggal abu dan arang hilanglah keindahan
Apakah kepuasan puaskan dahaga
Membentang dada penuhkan keangkuhan
Datanglah rasa sesal simbahkan kaki tak daya
Luka tetaplah luka tak akan tutup sempurna
Ingatan tak pergi selama raga berjiwa
Hanya waktu yg dapat memendamnya



 Oleh ; Yulianto Ganteng


Sekian.

Anda punya kisah inspirasi (cinta, pernikahan, persahabatan, keluarga, dll) atau punya tips keren seputar apa saja? Silakan kirim ke please@tolong.us.

Jika menurut anda informasi ini sangat berguna bagi orang lain, dan mungkin dapat menolong dia, tolong sebarkan atau bagikan melalui facebook twitter atau google plus yah.. :)


Share your story and let's help others :)


TerPopuler